Beranda

insyaAllah khair

2 Komentar

assalamualaikum

sahabatku yang dirahmati Allah, mohon maaf saya tidak bisa update artikel beberapa hari yang lalu, sudah seminggu lebih terhitung, pondok hatiku ini terbengkalai dengan segudang kesibukanku, ngurusin pindah rumah, mondar-mandir ngurusin administrasi kuliah,pekerjaanku dan terakhir sebuah kecelakaan yang menimpaku, alhamdulillah, maha suci Allah cuma beberapa luka lecet di kedua lutuku, dan kaki kiriku masih bengkak, gara-gara tertimpa motorku, masih sakit untuk berjalan, namun insyaAllah ini khair bagiku, sungguh pembelajran berharga yang harus aku ingat selalu, doakan semoga aku lekas sembuh…terima kasih

sebuah kisah semoga menginspirasimu…

Alkisah, dahulu kala hiduplah seorang raja yang muda serta mempunyai kekuasaan yang luas. Ia hidup bersama penasihatnya. Suatu ketika iapun merasa susah, karena ia bingung apa yang akan dia lakukan. Iapun bercerita kepada penasihatnya. “wahai penasihat aku bingung dengan diriku ini, aku telah menjadi raja, tapi kenapa aku merasa hidupku ini tidak enak, aku meras sepi”. Maka dengan senyum dan bijak sang penasehat menjawab “Wahai raja, lebih baik kau menikah, insyaallah khoir, insyaallah kau tidak merasa sepi”.

baca kisah selengkapnya..

kamu kenal umurmu?

5 Komentar

kamu kenal dengan umurmu kawan? jika ya. lantas kamu hidup akan sampai pada umur berapa? bisakah kau menjawabnya untukku? tapi aku yakin dan seyakin yakinya kamu tidak akan bisa menjawab pertanyaanku itu, manusia seringnya melupakan umur. Ini penisbahan sebagian orang untuk sebagian yang lain, yang kelakuannya tidak mencerminkan umurnya. Ada yang semakin tua tetapi pemikiranya tidak kunjung arif. Ada yang semakin tua tetapi tidak pernah ingat dengan kematian. Ada yang semasa mudah jadi jagoan,(preman) baik preman pasar, preman pinggir jalan sampai preman berdasi eh sampai tua tetap saja merasa menjadi jagoan, namun tidak sedikit orang yang meskipun masih muda sudah menunjukkan kearifan, kemampuan memimpin dan kedewasaan berfikir.

Lantas bagaimana dengan engkau kawan?

Berbicara dengan umur pernahkah kita berfikir bahwa ia adalah nikmat yang maha kuasa? Karenanya, mungkjin inilah salah satu alas an orang merayakan hari ulang tahun, yaitu untuk mensyukuri nikmat dari sang pencipta. Dari sisi umur saja sebenarnya manusia begitu banyak berhutang kepada Allah. Pada setiap hirupan nafas dan pada setiap hitungan waktu.

Lho, kenapa bisa begitu? Adakah yang tahu..

Umur dalam satu bulan dalam pandangan manusia pada umumnya belum dianggap mampu, lihat saja, sebuah bisnis yang umurnya baru satu bulan tentu belum bias dijadikan patokan mengukur kinerja keberhasilan. Benar tidak kawan?

baca selangkapnya disini..

kata mutiara; guruku

3 Komentar

Jadikan setiap langkah dalam kehidupan adalah Ibadah agar bahagia kehidupan dunia akhirat.

MUHTAROM, S.Pd.I

“Setiap manusia memiliki kelemahan dan kekurangan, lihatlah orang lain karena kelebihannya dan lihatlah dirimu karena kekuranganmu, jadilah orang yang baik tapi jangan merasa baik”.

baca selengkapnya

Nikmati proses kehidupan

5 Komentar

teringat semboyan yang sering dijadikan pedoman orang orang jepang dalam kegiatan proses produksi barang..apa itu adakah sahabat ada yang tahu, hanya terdapat 3 suku kata yaitu quality built in proses.. kualitas terbentuk dalam proses. ternyata bukan hasil yang bagus yang dituju tapi proses yang baik yang diinginkan kenapa demikian, sempat aku berfikir sederhana.. contohnya dalam pembuatan sebuah mobil jika semua pegawai mengikuti standar operasi yang ditetapkan dengan baik dan benar pasti mobil yang dihasilkan dalam kualitas terbaik ya to tidak kawan…proses ternyata mempengaruhi segala aspek kehidupan semisal pengen pintar ya prosesnya harus rajin belajar. pengen kaya ya harus rajin bekerja. pengen jadi orang baik ya harus belajar bagaimana caranya berbuat baik, begitulah orang orang jepang menanamkannya dalam kehidupan mereka, dan ilmu yang harus kita tanamkan dalam diri kita ?

bagaimana bersedia to tidak engkau kawan?

Sebenarnya yang harus kita nikmati dalam hidup ini adalah proses. Mengapa? Karena yang bernilai dalam hidup ini ternyata adalah proses dan bukan hasil. Kalau hasil itu ALLAH yang menetapkan, tapi bagi kita punya kewajiban untuk menikmati dua perkara yang dalam aktivitas sehari-hari harus kita jaga, yaitu selalu menjaga setiap niat dari apapun yang kita lakukan dan selalu berusaha menyempurnakan ikhtiar yang dilakukan, selebihnya terserah ALLAH SWT.

baca selengkapnya..